FAQ Arbitrase CEX
Jawaban atas pertanyaan utama tentang arbitrase di bursa terpusat — dari jenis arbitrase dan funding hingga biaya, slippage, dan risiko.
Dasar Arbitrase CEX
Apa itu arbitrase CEX?
Arbitrase CEX adalah menghasilkan dari selisih harga aset yang sama di bursa terpusat. Idenya membeli aset di tempat yang lebih murah dan hampir bersamaan menjualnya di tempat yang lebih mahal. Keuntungan berasal dari spread dikurangi biaya trading dan biaya transfer. P2P.Army melacak selisih ini secara real-time di banyak bursa dan pasangan.
Apa saja jenis arbitrase CEX?
- Antar bursa — membeli aset di satu bursa dan menjualnya di bursa lain dengan harga lebih tinggi.
- Segitiga — rantai tiga pasangan trading dalam satu bursa (mis. USDT → BTC → ETH → USDT) yang berakhir untung.
- Spot-futures (funding) — memegang posisi spot dan posisi futures berlawanan untuk mengumpulkan funding.
- Arbitrase stablecoin — menghasilkan dari deviasi kurs stablecoin (USDT, USDC, FDUSD, DAI) dari paritas.
Arbitrase Antar Bursa
Bagaimana arbitrase antar bursa bekerja?
Dalam bentuk klasiknya, arbitrase antar bursa tampak begini: Anda membeli aset di bursa A (yang lebih murah), mentransfernya ke bursa B (yang lebih mahal), dan menjual. Keuntungan akhir adalah selisih harga dikurangi biaya trading dan biaya transfer jaringan.
Agar tidak bergantung pada waktu transfer antar bursa, banyak trader menyimpan cadangan aset di kedua tempat sekaligus dan secara berkala 'menyeimbangkan ulang'. Ini menghilangkan risiko harga berubah saat koin berjalan melalui jaringan.
Mengapa jaringan transfer (TRC20, ERC20, BEP20) penting?
Aset yang sama bisa dipindahkan lewat jaringan berbeda, dan pilihan itu langsung memengaruhi biaya dan kecepatan. Misalnya, mengirim USDT via TRC20 biasanya lebih murah dan cepat daripada via ERC20. Penting bahwa jaringan didukung oleh bursa pengirim maupun penerima: mengirim lewat jaringan tak didukung atau dengan memo/tag salah bisa menyebabkan kehilangan dana.
Apa itu slippage?
Slippage adalah selisih antara harga yang diharapkan dan harga eksekusi sebenarnya dari sebuah order. Jika likuiditas di order book sedikit, order market besar terisi di beberapa level harga dan harga rata-rata jadi lebih buruk dari harapan. Bagi arbitrase, slippage adalah biaya tersembunyi yang mudah memakan seluruh spread, jadi selalu nilai kedalaman order book.
Arbitrase Segitiga dan Funding
Apa itu arbitrase segitiga?
Arbitrase segitiga dilakukan dalam satu bursa dan tak butuh transfer antar tempat. Anda bergerak sepanjang rantai tiga pasangan trading — misalnya USDT → BTC → BTC/ETH → ETH/USDT — dan kembali ke aset awal. Jika ketidakcocokan kurs sementara membuat jumlah akhir lebih besar dari awal (setelah biaya), transaksi menguntungkan. Peluang seperti ini berumur pendek dan butuh eksekusi cepat.
Apa itu spot dan futures?
Spot adalah pasar tempat Anda membeli atau menjual aset itu sendiri untuk penyerahan segera pada harga saat ini dan langsung memiliki koin.
Futures adalah kontrak derivatif tempat Anda bisa pakai leverage dan membuka posisi long maupun short. Harga perpetual futures dijaga dekat harga spot melalui mekanisme funding.
Apa itu funding dan arbitrase funding?
Funding rate adalah pembayaran berkala antara pemegang posisi long dan short pada perpetual futures yang menjaga harga kontrak dekat spot. Dalam arbitrase funding, trader membuka posisi netral pasar: membeli aset di spot dan bersamaan membuka posisi short futures berukuran sama. Harga tak memengaruhi hasil, dan pendapatan berasal dari funding positif. P2P.Army membantu Anda menemukan pasangan dengan funding menguntungkan.
Stablecoin dan Istilah
Apa itu arbitrase stablecoin?
Arbitrase stablecoin bertumpu pada fakta bahwa kurs stablecoin (USDT, USDC, FDUSD, DAI) tidak selalu tepat $1 dan sedikit menyimpang antar satu sama lain serta antar bursa. Trader membeli stablecoin yang sementara diskon dan menjualnya saat kurs kembali ke paritas, atau memakai selisih kurs antar pasangan. Risikonya lebih rendah daripada koin volatil, tetapi spread-nya biasanya juga kecil.
Apa beda order market dengan order limit?
Order market dieksekusi seketika pada harga terbaik yang tersedia di order book. Praktis untuk kecepatan, tetapi Anda membayar biaya taker dan berisiko slippage.
Order limit hanya dieksekusi pada harga yang Anda tetapkan atau lebih baik. Ia menambah likuiditas ke order book, jadi biasanya dapat biaya maker yang lebih rendah, tetapi mungkin tak terisi jika harga tak mencapai level Anda.
Bagaimana biaya memengaruhi keuntungan arbitrase?
Dalam arbitrase spread biasanya kecil, jadi biaya berperan menentukan. Perhitungkan beberapa jenis biaya sekaligus: biaya trading maker/taker pada beli maupun jual, biaya jaringan untuk transfer antar bursa, dan kemungkinan slippage. Diskon volume, menggunakan token bursa (mis. BNB) dan order limit membantu menekan biaya. Selalu hitung keuntungan bersih setelah semua biaya.
Risiko Arbitrase CEX
Apa risiko utama arbitrase CEX?
- Keterlambatan jaringan dan bursa — saat transfer berjalan antar bursa, spread menguntungkan bisa hilang.
- Penangguhan setoran/penarikan — bursa bisa sementara menonaktifkan setoran atau penarikan koin atau jaringan tertentu.
- Slippage dan likuiditas rendah — order besar terisi lebih buruk dari harga harapan.
- Kegagalan teknis dan pasar — keterlambatan API, penghentian trading, volatilitas tajam.
Apakah verifikasi (KYC) diperlukan untuk arbitrase?
Di sebagian besar bursa terpusat besar, verifikasi identitas (KYC) diperlukan untuk setoran/penarikan penuh dan menaikkan limit. Tanpa KYC selesai, fitur akun sangat dibatasi, dan selama pemeriksaan kepatuhan akun bisa dibekukan sementara. Untuk arbitrase yang stabil, sebaiknya selesaikan verifikasi lebih dulu di semua tempat yang Anda pakai dan jaga akun tetap dalam status baik.